Selasa, 26 September 2017

Tray Kabel



Dalam sistem instalasi kabel listrik pada bangunan, ada yang dinamakan sistem tray kabel atau cable tray alat ini biasanya digunakan untuk mendukung penempatan kabel listrik yang digunakan untuk distribusi listrik dan komunika listrik. Lebih tepatnya Tray kabel digunakan untuk manajemen kabel dalam konstruksi komersial dan insi. Anda yang terbiasa terjun pada sektor pembangunan tentu sudah tidak asing lagi dengan spesifikasi tray kabel atau Cable tray ini. Tray kabel digunakan sebagai alternatif untuk membuka sistem kabel atau salurandustri. Alat ini sangat berguna dimana perubahan ke sistem kabel dapat diantisipasi, karena kabel baru dapat diinstal dengan meletakkan mereka dalam baki, melalui pipa.

Fungsi Tray kabel atau ladder adalah tempat dudukan kabel instalasi listrik yang dipasang pada bangunan gedung sehingga tertata rapi dan mudah dalam pemeliharaan dan perbaikan, gambar ladder ini dapat dilihat dibawah:


    Bahan yang digunakan pada Tray kabel biasanya terbuat dari alumunimum, besi , baja dan material lainya. cara pemasangan kabel tray atau ladder adalah sebagai berikut:
  • Pembuatan shop drawing penempatan jalur kabel dengan mempertimbangkan bagian komponen bangunan lainya seperti titik lampu,instalasi pipa dll, agar tidak berbenturan satu sama lain maka dapat dibuat gambar instalasi secara keseluruhan yang biasa disebut juga dengan shop drawing komposit.
  • Marking jalur tray atau ladder sesuai shop drawing
  •  Tandai lokasi pengeboran untuk gantungan
  • Bor lokasi gantungan atau support
  •  Pasang gantungan atau support ladder
  • Pasang kabel ladder
  • Pada setiap sambungan pasang penghubung grounding
  •  Agar dapat bertahan lama maka kabel tray dapat di zincromate atau finish cat untuk mencegah karat.



    Pemasangan pada plafond memerlukan penguatan pada penggantung yang harus dipasang dengan baik agar tidak mengalami keruntuhan, penggantung juga harus dipasang pada jarak yang cukup sehingga dapat berfungsi baik namun hal yang paling penting jangan jangan memasangnya terlalu rapat karena dapat menyebabkan pemborosan material serta meningkatkan beban bangunan yang harus ditanggung oleh struktur lantai dan balok gedung sehingga menjadi penyebab keruntuhan.

   Pemasangan pada dinding perlu dibuatkan ruangan khusus mekanikal elektrikal sehingga tidak mengganggu keindahan arsitektur bangunan. jika terpaksa berada pada ruangan yang membutuhkan kerapian maka bisa dibungkus dengan dinding gypsum atau batu bata sehingga terlihat bersih dan rapi. Pemasangan pada dinding perlu dibuatkan ruangan khusus mekanikal elektrikal sehingga tidak mengganggu keindahan arsitektur bangunan. jika terpaksa berada pada ruangan yang membutuhkan kerapian maka bisa dibungkus dengan dinding gypsum atau batu bata sehingga terlihat bersih dan rapi. Pada bangunan rumah tinggal dapat menggunakan pipa pvc sebagai jalur kabel jika instalasi listrik yang dipasang tidak terlalu rumit, pipa kabel juga berfungsi untuk memelihara keawetan kabel agar tidak rusak karena berbagai hal seperti digigit tikus atau tergores karena aktifitas pelaksanaan bagian konstruksi lainya. hal ini dapat mencegah terjadinya bahaya kebakaran akibat konsleting arus pendek listrik meskipun terlihat sederhana namun sebaiknya pemasangan Kabel tray harus dilakukan oleh ahli dibidangnya seperti tukang listrik atau kontraktor mekanikal elektrikal untuk pemasangan kabel tray dalam jumlah besar.

            Berikut tadi adalah beberapa informasi penting tentang Tray kabel, semoga artikel ini bermanfaat untuk anda yang sedang mencari kabel tray, ataupun memberikan informasi tambahan bagi anda yang terjun dalam industri kabel, atau pabrik kabel di Indonesia . Salam…


Minggu, 24 September 2017

Isolasi kabel



Kabel merupakan penghantar listrik yang berisolasi atau dilapisi oleh pelindung. Berkaitan dengan fakta tersebut maka bisa diambil kesimpulan bahwa Kabel ialah penghantar logam yang dilindungi dengan isolasi. Bila jumlah penghantar logam tadi lebih dari satu maka keseluruhan kabel yang berisolasi tadi dilengkapi lagi dengan selubung pelindung. Mari ambil Contoh pada kabel listrik yang dipakai di rumah. Bila seandainya kabel tersebut “dikupas” maka akan terlihat sebuah selubung berwarna putih yang membungkus beberapa inti kabel yang terisolasi, bisa berjumlah 2 sampai 3 inti, dimana masing-masing inti memiliki warna isolasi yang berbeda.
Untuk mengetahui bahan, guna dan jenis isolasi kabel Mari kita cari tahu tentang konstruksi kabel terlebih dahulu. Konstruksi kabel sebagai penghantar berisolasi dibagi menjadi beberapa bagian sebagai berikut :
Bagian Utama
Bagian utama merupakan bagian yang harus ada (dimiliki) oleh kabel listrik, diantaranya :

Penghantar (konduktor). 
Isolasi
Bagian Pelindung
Bagian pelindung ialah bagian-bagian dalam kabel yang berfungsi untuk melindungi penghantar dan isolasi agar dapat bekerja secara maksimum. Bagian tersebut diantaranya :
  1. Tabir (screen).
  2. Selubung (sheath).
  3. Bantalan (bedding).
  4. Perisai (armor).
  5. Bahan Pengisi (Filler).
  6. Jaket Kabel (serving)
Lebih jelasnya silahkan amati gambar dibawah:




           Saya tidak akan membahas pengertian bagian-bagian pelindung kabel yang ada pada gambar, karena pada awalnya tujuan kita adalah memperjelas pengertian isolasi kabel, maka akan saya fokuskan pembahasannya kepada bagian konduktor dan isolasi kabel. 
Konduktor
Konduktor adalah bagian kabel yang berfungsi untuk menghantarkan arus listrik. Kuat hantar arus listrik konduktor sangat dipengaruhi oleh unsur-unsur campurannya, kemurnian dan ketidaksempurnaan dalam kristal logam. Unsur-unsur campuran selain mempengaruhi daya hantar arus listrik juga dapat mempengaruhi sifat-sifat mekanik dan fisika lainnya. Logam murni memiliki sifat daya hantar arus listrik yang lebih baik daripada logam yang memiliki kemurnian lebih rendah, tetapi kekuatan mekanis logam murni lebih rendah dibanding logam yang memiliki kemurnian yang lebih rendah.
Konduktor yang lebih banyak digunakan saat ini adalah :
Ø  Tembaga, dengan kemurnian 99,99%.
Ø  Alumunium, dengan kemurnian 99,3%.
Bentuk-bentuk penghantar yang digunakan dalam kabel  ialah :
Ø  Penghantar bulat tanpa rongga (pejal).
Ø  Penghantar bentuk sektoral.
Ø  Penghantar bulat berongga.
Isolasi
Isolasi kabel bertujuan untuk mencegah terjadinya aliran listrik dari penghantar beroperasi ke tanah atau penghantar lainnya yang berdekatan. Isolasi yang ideal harus mempunyai sifat-sifat sebagai berikut :

  • Mampu menahan stress listrik yang ditimbulkan oleh tegangan bolak-balik
  • Tahanan jenis yang tinggi
  • Tidak menghisap air / uap air
  •  Mudah dibengkokkan (fleksibel)
  • Tidak mudah terbakar
  •  Sanggup menahan tegangan impuls yang tinggi
  • Dapat bekerja pada suhu rendah atau suhu tinggi
Perlu dimengerti bahwa tidak mungkin satu jenis isolasi mempunyai sifat-sifat yang telah disebutkan diatas, oleh karena itu diperlukan pemilihan jenis isolasi kabel dengan pertimbangan yang sesuai dengan guna dan fungsi kabel yang dipakai. Sampai disini saya cukupkan pembahasan tentang isolasi kabel, semoga artikel ini bermanfaat dan sampai jumpa dalam artikel lainnya.

Jenis-jenis isolasi kabel yang banyak digunakan adalah :

  • Kertas yang diimpregnasi dengan minyak (oil impregnated paper tapes)
  • XLPE (cross linked pollyethyline)
  • Karet (Rubber)
  •  PVC (Polyvinyle Chloride)
  • PE (Polyethyline)
Saat ini isolasi XLPE merupakan jenis isolasi yang sangat luas pemakaiannya, karena bungkus kabel tersebut memiliki sifat mekanis yang cukup baik dan tidak menghisap air.

Jumat, 22 September 2017

Harga Kabel Sling Per Meter



Kabel Sling merupakan kawat baja yang dipilin, mengelilingi inti atau core, berbahan baja, baja adalah material yang kuat agar dapat digunakan dalam kebutuhan menarik atau mengangkat sebuah beban yang memiliki berat maupun gaya yang besar. Kabel Sling sudah sangat banyak digunakan oleh berbagai jenis industri yang ada, pada awal penemuannya, Kabel Sling didesain untuk mengangkat barang - barang hasil tambang, namun sekarang sudah digunakan di berbagai industri seperti industri minyak dan gas, industri perkapalan, penggunaan di dermaga, sektor konstruksi, sektor kelistrikan, industri manufaktur dan masih banyak  Kabel Sling yang dijual dipasaran memiliki karakteristik, fungsi maupun harga yang berbeda - beda,
Berikut sejumlah kegunaan kabel sling di berbagai bidang industri :

Kegunaan Kabel Sling Industri Perkapalan
Kabel Sling sebagai komponen crane agar dapat beroprasi untuk mengangkat beban seperti kontainer, untuk menambat atau mooring agar kapal dapat bersandar di galangan atau di pelabuhan, untuk menarik atau towing yaitu menarik kapal tongkang atau kapal yang sedang rusak, untuk untuk membantu proses Dredging atau pengerukan maupun mengikat barang di kapal atau di tongkang.

Kegunaan Kabel Sling Industri Perikanan
Kabel sling dapat digunakan untuk menarik Trawl atau jala penangkap ikan.

Kegunaan Kabel Sling Industri Oil and Gas
Di bagian pengeboran kawat seling juga digunakan pada Drilling Line (Menarik dan mengulur Bor)

Kegunaan Kabel Sling Industri Mining
Kabel sling dijadikan Shovel, dan juga dibuat menjadi Clamshell atau Grab

Kegunaan Kabel Sling Industri Konstruksi
Pegangan Jembatan, Kawat support untuk Tower Crane, Pengangkat dan penurun Elevator, dan Membantu mengangkat alat Paku bumi.

Kegunaan Kabel Sling Industri Telekomunikasi
Dalam industri ini kabel sling juga digunakan sebagai Guy Wire (Menstabilkan Tower atau Antena)

Kegunaan Kabel Sling Industri Logging
 Industri kayu juga banyak menggunakan kabel sling untuk Menarik dan mengikat kayu

Kegunaan Kabel Sling Industri Gondola
Industri pembuatan Gondola juga menggunakan kawat seling yang berukuran besar untuk membangun Gondola.
            Mengenai harga, harga kabel sling per meter, dapat dibedakan sesuai dengan material dan spesifikasi yang digunakan, ada banyak macam dan jenis kabel sling, ini menjadikan harga kabel sling per meter berbeda beda. Berikut ini adalah hargakabel sling per meter:

No
Jenis Kabel Sling per meter
Harga
1
6 MM 6x37 IWRC x 1.000 M
Rp 5.300, -/ m
2
8 MM 6x37 IWRC x 1.000 M
Rp 7.450, -/ m
3
9 MM 6x37 IWRC x 500 M
Rp 8.700, -/ m
4
10 MM 6x37 IWRC x 500 M
Rp 10.200, -/ m
5
12 MM 6x37 IWRC x 500 M
Rp 15.000, -/ m
6
14 MM 6x37 IWRC x 500 M
Rp 18.850, -/ m
7
15 MM 6x37 IWRC x 500 M
Rp 20.400, -/ m
8
16 MM 6x37 IWRC x 500 M
Rp 23.100, -/ m
9
18 MM 6x37 IWRC x 500 M
Rp 29.900, -/ m
10
20 MM 6x37 IWRC x 500 M
Rp 39.400, -/ m
11
22 MM 6x37 IWRC x 500 M
Rp 44.850, -/ m
12
24 MM 6x37 IWRC x 500 M
Rp 55.700, -/ m
13
26 MM 6x37 IWRC x 500 M
Rp 63.200, -/ m
14
28 MM 6x37 IWRC x 500 M
Rp 70.650, -/ m
15
30 MM 6x37 IWRC x 500 M
Rp 84.250, -/ m
16
32 MM 6x37 IWRC x 500 M
Rp 95.100, -/ m
17
34 MM 6x37 IWRC x 500 M
Rp 126.350, -/ m
18
36 MM 6x37 IWRC x 500 M
Rp 122.250, -/ m
19
38 MM 6x37 IWRC x 500 M
Rp 135.850, -/ m
20
40 MM 6x37 IWRC x 500 M
Rp 161.000, -/ m
21
42 MM 6x37 IWRC x 500 M
Rp 173.200, -/ m
22
50 MM 6x37 IWRC x 500 M
Rp 254.700, / m

Sedangkan untuk kabel sling jenis galvanis, yaitu kawat yang sering dicari, karena ketahanannya terhadap korosi atau karat. Berikut ini adalah harga kabel sling galvanis 4mm, 5mm ,6mm Harga 1500/meter = 10.000 m ( 4mm )